EKONOMI INDONESIA

PEREKONOMIAN INDONESIA SAAT INI

Seperti yang kita ketahui selama ini, bahwa indonesia merupakan negara yang memiliki sumber daya alam yang melimpah, akan tetapi dengan terbatasnya pengetahuan dan alat-alat produksi di indonesia yang membuat masyarakat indonesia tidak dapat merasakan sumber daya alam tersebut. Hal ini juga di pengaruhi karena kurangnya kesadaran dari pemerintah indonesia dan masyarakat indonesia sendiri yang kurang memanfaatkan, dan bahkan harus membayar mahal untuk dapat mesarakan sumber daya alam tersebut, seperti isi pasal 33  ayat 3 bahwa segala sesuatu mengenai sumber daya alam termasuk di dalamnya air beserta kekayaan alam lainnya milik atau berada dalam wilayah teritori NKRI berarti dikuasai, diatur, dikelola, dan didistribusikan oleh lembaga pengelolanya untuk dipergunakan negara atau pemerintah dengan segenap bagi memakmurkan atau mensejahterakan rakyat Indonesia seluruhnya.

Sejauh ini pemerintah Indonesia sendiri berusaha untuk menjalankan kewajibannya sehubungan dengan isi ayat pasal tersebut. Sehingga dibentuklah lembaga-lembaga yang ditugasi untuk mengurusi dan mengelola elemen-elemen alam milik bumi Indonesia yang disebut BUMN ( Badan Usaha Milik Negara ). Seperti :

  1. PAM (Perusahaan Air Minum)
  2. Lemigas (Lembaga Minyak dan Gas)
  3. Pertamina
  4. PLN (Perusahaan Listrik Negara), dll

Dengan demikian pemerintah telah menjalankan kewajibannya sesuai ayat tersebut. Namun pada kenyataannya masih banyak rakyat yang merasa dirugikan atau kurang diperlakukan dengan adil menyangkut kebutuhannya akan elemen-elemen alam tersebut. Padahal setiap rakyat memperoleh hak untuk mendapatkan elemen-elemen tersebut. Seharusnya rakyat tidak mengalami kesulitan dalam memperoleh hal-hal tadi mengingat negara ini sangatlah kaya akan unsur-unsur alam tersebut. Namun, mengapa untuk air bersih saja rakyat harus mengalami kesulitan bahkan harus mengeluarkan biaya yang cukup mahal? Mengapa harga bahan bakar (bensin, gas, dan minyak tanah) terus naik? Bagaimana dengan tarif listrik? Apakah semua ini mencerminkan negara kita yang “katanya” gemah ripah lohjinawi?  Hal ini terjadi karena banyaknya kasus-kasus korupsi para pejabat lembaga-lembaga pengelola urusan-urusan tersebut. Masih banyaknya penyalahgunaan kekuasaaan oleh para petinggi di pemerintahan ini. Seharusnya mereka memperhatikan nasib para pedagang kecil yang kesulitan mendapatkan bahan bakar untuk keperluan dagangnya karena harga minyak terlalu mahal, para supir angkot yang mengalami kesulitan untuk setoran karena harga bensin yang terus melambung, para petani kecil yang mengalami kesusahan karena biaya produksi untuk panen yang tinggi sementara mereka harus menjual murah hasil panennya untuk bersaing dengan para pengusaha pertanian besar, dan masih banyak lagi permasalahan lainnya yang menyebabkan pula kesulitan di pihak para konsumen. Akhirnya perekonomian Indonesia menjadi terpuruk sampai detik ini. Coba saja Pejabat tidak menyalahgunakan kekuasaannya , dengan mudah mereka menjual sumber daya alam tersebut untuk kepentingan pribadinya, seharusnya mereka juga memikirkan dan memperhatikan masyarakat untuk mengurangi beban dalam kehidupan mereka. Namun kita sebagai masyarakat bukan berarti kita selalu menyalahkan “pihak atas” saja. Kita semua harus bercermin pada diri kita masing-masing. Karena segala sesuatu harus dimulai sejak dini, dari bawah, dan mulai dari hal yang kecil. Agar Indonesia dapat terlepas dari belenggu kemiskinan yang sudah berlarut-larut ini.

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s